Langsung ke konten utama

Kisah Anak Khalifah Umar bin Khattab Yang Berzina! Sungguh Mengharukan #3

Sang eksekutor dengan gagahnya memulai eksekusi dan berkata ‘ini balasan orang yang mendurhakakan tuhannya dan menghinakan agamanya, maka mengangkat ia akan cemeti hingga nampak putih ketiaknya. Ketika pukulan telah sampai sepuluh kali, Abi Syahmah berkata ‘hai bapakku telah menyala api pada jasatku, Saidina Umar menjawab, ‘hai anakku bahwasanya pada jasad ayahmu ini terlebih panas diri pada jasat engkau. Seraya memerintahkan eksekutor untuk meneruskan cambukan. Ketika cambukan mencapai dua puluh kali maka Abi Syahmah kembali berkata ‘hai bapakku tinggal olehmu akan daku supaya aku mengambil sedikit kesenangan, Saidina Umar menjawab kalau ahli neraka mendapat kesenangan ketika mereka meminta maka aku akan menberimu kesenangan, seraya memerintahkan kembali untuk melanjutkan pukulan.

Ketika sampai pukulan tiga puluh kali Abi Syahmah kembali berkata ‘hentikanlah supaya aku bertaubat, hai anakku jawab Saidina Umar apabila telah selesai aku ambil hak Allah atas engkau maka jika engkau kehendak maka taubat olehmu dan bila engkau mengulanginya, maka aku pu akan kembali menghukummu. Ketika pukulan empat puluh kali Abi Syahmah kembali berkata ‘wahai ayahku berikan aku minum supaya kusejukkan dengan dia akan hatiku, Saidina Umar menjawab ‘hai anakku andaikan ahli neraka diberikan air sejuk ketika mereka pinta maka aku akan memberikanmu air. Seraya kembali memerintahkan unruk kembali mencambuk. Pada pukulan yang kelima puluh Abi Syahmah berkata ‘hai bapakku aku aku mohon demi Allah kasihan olehmu akan daku, jika aku kasih akan dikau didunia maka diada dikasih engkau diakhirat jawab Saidina Umar, dan kembali memerintahkan untuk melanjukan pukulan

Kitika pukulan telah sampai enam puluh kali Abu Syahmah meminta lagi pada ayahnya,’hai ayah peluklah olehmu akan daku dan aku peluk akan engkau dahulu daripada matiku, Saidina Umar menjawab jika hidup engkau aku peluk jika engkau mati kita akan berjumpa dishirath. Pukulan pun dilanjutkan. Kini telah sampai tujuh puluh kali dan Abi Syahmah berkata ‘ayah telah dekat denganku kematian, Saidina Umar menjawab jika engkau menjumpai Rasulullah katakan olehmu yang bahwa bapakku Umar Bin Khatab telah memukulkan daku hingga membunuh akan daku.

Komentar

Postingan Populer

8 Pintu Surga Memanggil Abu Bakar

Setiap orang tahu, kehidupan dunia ini hanyalah sementara. Walaupun.. tidak setiap orang menyadarinya. Akhir hayat yang indah selalu jadi dambaan. Walaupun.. yang mendambakan kadang tidak mengusahakan. Dan kita semua menginginkan surge. Tahukah Anda bagaimana gambaran surga itu? Surga selalu jadi cerita indah. Penghuninya duduk-duduk di dipan bertahtakan emas. Bertelekan berpandangan dengan kekasih. Mereka dilayani anak-anak muda; membawa gelas, cerek, dan minuman dari sungai-sungainya. Buah-buahannya landai mendekat. Daging-daging jadi hidangan lezat untuk disantap. Kekasih mereka adalah bidadari yang terjaga. Bagaikan intan dan mutiara. Usia bidadari itu sebaya dan penuh cinta. Di dunia manusia lelah dengan pertengkaran dan keributan. Alangkah damainya surga, karena para penghuninya tidak pernah mendengar ucapan yang sia-sia. Tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa. Di surga, ada pohon bidara tak berduri. Dan pohon pisang yang buahnya tersusun rapi. Ada naungan yang terbentang lua...